Jumat, 22 April 2011

Tanda cinta dari Sorga

roti dipecahkan...

anggur dicurahkan...

roti dibagikan...

anggur diedarkan...

demikian yang aku jumpai di gereja...

di sela-sela denting gelas kecil berisi anggur beradu dengan nampan..

dan aroma roti yang beredar...

aku bertanya-tanya, "Apa yang ada di dalam benak-Mu wahai Yesus junjunganku?"

apa yang ada dalam pikir-Mu ketika orang terdekat justru mengkhianati-Mu?

apa yang ada di hati-Mu ketika semalaman penuh Engkau digiring ke sana dan ke sini

demi sebuah konspirasi?

apa yang Kau rasakan waktu tak ada seorangpun murid-murid-Mu mendampingi-Mu?

apakah Kau takut?

apakah Kau sedih?

apakah Kau kesepian?

Ya Tuhan,

barangkali sesah yang Kau tanggung

cambukan yang Kau terima

caci maki yang menyelusup ke telinga-Mu

dan kelelahan yang mendera

masih bisa Kau tahankan...

tapi...

tiadanya dukungan dari mereka yang Kau cintai...

tiadanya penghiburan bagi-Mu

barangkali jauh lebih menyayat hati-Mu...

Ya Tuhan,

terduduk disini diantara deretan sesamaku

memandang salib-Mu kosong...

aku tertunduk malu...

selama ini aku berteriak "Tuhan dimana? "

selama ini aku mengeluh, "Tuhan meninggalkanku."

ampuni aku...

bukan Kau yang dimana...

tetapi aku yang dimana...

bukan Kau yang meninggalkanku...

tetapi aku yang meninggalkan-Mu...

pun demikian kejam aku bersikap pada-Mu...

hanya tiga kata Kau ucapkan padaku. "Aku cinta kamu."

pun demikian aku sudah meninggalkan-Mu berkali-kali

tiada Kau marah, hanya berkata, "Sekali-kali Aku tidak akan meninggalkanmu."

dan puncak-Nya tanpa banyak kata

Kau terpaku di salib...

itulah kata cinta terindah bagi ku...bagi kami...

terimakasih Tuhan...

 

 

 

 

 

Refleksi good friday

Y. defrita R.

Darmo Satelit, 22 April 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar