Sabtu, 24 Desember 2011

Untitled

Suatu siang usai kebaktian saya diundang menghadiri persekutuan keluarga. Dalam persekutuan itu nyaris setiap orang yang datang menceritakan tentang pengalaman hidup mereka bersama dengan Tuhan. Mulai dari yang sederhana seperti Tuhan yang memberikan "kesadaran" sehingga orang tersebut menyadari bahwa tubuhnya sakit sampai yang spektakuler menyangkut dunia roh, begitu katanya. Dan semua orang mengatakan, "Allah itu baik!" dengan wajah sumringah.

Kisah demi kisah yang dituturkan menemani hujan yang tidak ingin berhenti membangkitkan suatu kekuatan di dalam hati saya. Ya, memang Allah itu baik. Tetapi sekaligus pertanyaan nakal melintas centil di benak saya, "Aha, kalau semua yang kalian minta itu dikasih sama Allah, you said that God is Good. tapi bagaimana kalau sebaliknya? can you say "God is good" anymore?"

maka separuh dari waktu persekutuan itu saya pakai untuk meladeni pikiran nakal saya. Oke, kalau Allah menjawab semua doa-doa kita, dengan mudah kita akan bilang "Allah itu baik" lha kalo enggak?

saya teringat pengalaman saya ketika saya mendapat kabar bahwa tunangan saya koma dan kondisinya kritis plus hanya keajaiban yang sanggup menyembuhkannya. well, saat itu saya persis kayak anak kecil. Doa saya, "Tuhan, hmmm yuk kita negosiasi. Tuhan kalo Tuhan sanggup nyembuhin tunangan saya, Tuhan mau apa dari saya?" Waduh sombong banget doa saya!!! Sok punya posisi tawar dihadapan Tuhan! Dan sekarang saya ngebayangin Tuhan bakal jawab gini, "emang siapa elo enak aja ngajakin tawar menawar. ogah ah!" hahahhaha

Tapi kalo mau jujur ya, nyaris semua kita kayak gitu kok. Berusaha nawar Tuhan berusaha ngrayu Tuhan bahkan yang paling lucu buat saya ada yang bilang gini, "Tuhan kalau Engkau Tuhan juruselamatku dan aku anakMu, bertindak dong Tuhan. ayo kasih kesembuhan!" Ini salah satu kisah dari seseorang dalam persekutuan tersebut. Wuiiiidddiiih saya merinding dengernya, masak iya Tuhan pake diancem segala...gak asik ah doanya!

Yup emang lebih gampang buat kita bilang Tuhan itu baik kalo semuanya terwujud kayak yang kita mau. Tapi dari pengalaman kehilangan tunangan saya, saya belajar kalo APA YANG BAIK MENURUT SAYA GAK SELALU BAIK MENURUT TUHAN...APA YANG BAIK BAGI SAYA BELUM TENTU BAIK BUAT TUNANGAN SAYA ATAU ORANG LAIN... well, dengan sadar dan rendah hati saya jadi tahu kalo Tuhan tuh punya standar baik menurut Dia sendiri. Ya udah follow His rule aja deh.

Dan, Tuhan itu bukan doraemon yang bisa kita "karyakan" dan "pekerjakan" seenak jidat kita. Sekalipun kita anak-anakNya, tahu dirilah ya. Satu lagi, KEBAIKAN DAN KEHEBATAN TUHAN GAK PERNAH DITENTUIN DARI APAKAH DIA NGEJAWAB DOA KITA APA GAK....

 

so, terwujud apa gak yang kita mau, GOD IS STILL GOD NOW AND FOREVER....

 

 

Y.Defrita R.

Cb067819

Tidak ada komentar:

Posting Komentar