Selasa, 27 Desember 2011

Liturgi Malam Tahun Baru


“Terang Yang Mendatangkan Hikmat”
A.      UMAT BERHIMPUN
PANGGILAN BERIBADAH                                                                             

Pnt.            :     Jika hidup manusia diibaratkan sebuah buku, maka ada bagian pembukaan, isi, dan akhir. Setiap kita tak dapat menentukan bagaimana awal dan akhir hidup kita. Kita tak dapat memilih lahir sebagai siapa dan di mana, pun kita tak dapat memilih bagaimana hidup kita di bumi akan berakhir. Tetapi kita dapat menorehkan pena pada bagian isi. Kalau lembaran-lembaran tahun 2011 hampir kita akhiri, maka biarlah kita bersorak-sorai seperti pemazmur, “Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat! Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, Pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat! Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan! Haleluya!” (Mazmur 150:1-2,6). Mari kita bersama-sama memuji….

NYANYIAN UMAT          



Kami Puji dengan Riang
KJ 3:1,3,4

1.    Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar;
bagai bunga t’rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan derita, kebimbangan t’lah lenyap.
Sumber suka yang abadi, b’ri sinar-Mu menyerap.


3.  Semuanya yang Kaucipta memantulkan sinar-Mu.
      Para malak, tata surya, naikkan puji bagi-Mu.
      Padang, hutan, dan samud’ra, bukit, gunung, dan lembah,
      Margasatwa bergembira, ‘ngajak kami pun serta

4. Mari kita pun memuji dengan suara menggegap
Menyanyikan kuasa kasih yang teguh serta tetap.
Kita maju dan bernyanyi, jaya walau diserang,
Ikut mengagungkan kasih dalam lagu pemenang.

VOTUM
PF               :     Kebaktian Malam Tahun Baru ini berlangsung dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus
U                 :     (menyanyikan) Amin, amin, amin!

SALAM  (dinyanyikan)
PF               :     Salam bagimu, salam bagimu
U                 :     salam,salam
PF               :     Damai Kristus besertamu
U                 :     salam, salam

KATA PEMBUKA                                                                                          (jemaat duduk)
PL               :     Detik bergerak rapi berjajar pada mistar waktu. Dan tiba-tiba kita sudah berdiri di penghujung tahun. Kita menengok ke belakang menyaksikan lembaran-lembaran hidup di tahun 2011. Ada lembaran-lembaran yang berkisah tentang keberhasilan demi keberhasilan yang kita capai. Ada setangkup rasa syukur di dalam hati ketika mata menyusuri bait demi baitnya. Ada lembaran-lembaran yang bercerita tentang sederet kegagalan yang masih menyisakan lubang di dalam hati. Tetapi di sela-selanya selalu ada pembelajaran untuk lebih tekun, sabar, tabah dan setia. Ada lembaran-lembaran yang pilu bertuliskan duka yang mendalam. Tetapi selalu ada sebaris nyanyian yang menguatkan iman dan membuat langkah kian tegar. Selalu ada Terang di setiap lembaran-lembaran hidup kita di tahun 2011. Terang yang memampukan kita bersyukur. Terang yang mengajari kita untuk lebih tekun, sabar, tabah dan setia. Terang yang memampukan hati kita menjadi lebih tegar dan menguatkan iman kita. Terang yang memancar dari Cinta Allah!


NYANYIAN UMAT
Seindah Siang Disinari Terang
PKJ 242:1-2
W                :     Seindah siang disinari terang cara Tuhan mengasihiku;
P                 :     seindah petang dengan angin sejuk cara Tuhan mengasihiku.
U                 :     Tuhanku lembut dan penyayang dan aku mengasihi Dia.
                          Kasih-Nya besar; agung dan mulia cara Tuhan mengasihiku
P                 :     Sedalamnya laut seluas angkasa cara Tuhan mengasihiku;
W                :     seharum kembang yang tetap semerbak cara Tuhan mengasihiku.
U                 :     Damai-Nya tetap besertaku; dan sorgalah pengharapanku.
                          Hidupku tent’ram; ku nikmati penuh cara Tuhan mengasihiku.

DOA PENGAKUAN DOSA
PL               :     Ya Kristus Tuhan kami, dalam keheningan ini ada rasa syukur yang terhatur dari jiwa kami sekaligus menghantar kami untuk bercermin diri. Kami datang memohon belas kasih-Mu…
U                 :     (menyanyikan) KJ 42 TUHAN KASIHANI
                          Tuhan, kasihani, Kristus, kasihani,
                          Tuhan, kasihani kami!
W                :     Sebab kami sering gagal menjadi murid Tuhan. Kami masih sering takut mengatakan kebenaran, dan cenderung mencari rasa aman yang palsu.
U                 :     (menyanyikan)
                          Tuhan, kasihani, Kristus, kasihani
                           Tuhan, kasihani kami.
P                 :     Kami sering lupa mensyukuri berkat Tuhan, namun begitu mudah mengeluh, meratap dan bersungut-sungut. Ampunilah kami, ya Tuhan!
U                 :     (menyanyikan)
                          Tuhan, kasihani, Kristus, kasihani
                          Tuhan, kasihani kami.
W                :     Kami mengaku masih sering kurang menghargai waktu pemberian-Mu dan memboroskan tahun-tahun kehidupan kami untuk hal-hal yang tidak berguna.
U                 :     (menyanyikan)  
                          Tuhan, kasihani, Kristus, kasihani
                          Tuhan, kasihani kami.
P                 :     Kami kadang enggan membuat perencanaan, perhitungan dan pemikiran mengembangkan kehidupan kami, namun sering menyalahkan Tuhan atas kegagalan kami.
U                 :     (menyanyikan)
                          Tuhan, kasihani, Kristus, kasihani
                          Tuhan, kasihani kami.
PL               :     Kami kadang tergoda untuk menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, dan menciptakan banyak alasan untuk membenarkan cara-cara kami yang salah.


U                 :     (menyanyikan)
                          Tuhan, kasihani, Kristus, kasihani
                          Tuhan, kasihani kami.
W                :     Kami masih sering tidak menjadikan pengalaman bersama Tuhan sebagai pelajaran yang berharga. Ampunilah kami, ya Allah.
U                 :     Amin.

NYANYIAN UMAT

Dari Kungkungan Malam Gelap
NKB 10:1-2


1.    Dari kungkungan malam gelap, Yesus Tuhan, ‘ku datanglah;
masuk ke dalam t’rang-Mu tetap; Yesus, ‘ku datanglah.
Dari sengsara, sakit dan aib, masuk ke dalam kasih ajaib.
Dan kurindukan dosaku raib, Yesus, ‘ku datanglah.

2.    Dari hidupku yang bercela, Yesus Tuhan, ‘ku datanglah;
      Masuk ke dalam t’rang mulia, Yesus, ‘ku datanglah.
      Dari gelombang bah menderu, masuk ke dalam kasih teduh
      dan kutinggalkan susah, keluh, Yesus, ‘ku datanglah.


BERITA ANUGERAH                                                                  (jemaat berdiri)

PL               :     “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya dan yang ditutupi dosa-dosanya. Berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya (Roma 4:7-8).
                          Demikianlah berita anugerah dari Tuhan.

U                 :     Syukur kepada Allah!
(Umat saling bersalam-salaman sambil mengucapkan satu kepada yang lain “salam damai”)

NYANYIAN SYUKUR
Firman-Mu Kupegang Selalu
PKJ 255

Firman-Mu ku pegang selalu, saat duka saat senang.
Jalan hidup yang akan datang tangan Tuhan yang memegang.
Pencobaan menghimpit aku dan menjadi keluhanku,
Firman-Mu kupegang selalu, sayap-Mu tempat berteduh.
Firman-Mu, Tuhan, kupegang s’lalu. Hilanglah keraguanku!
Bila hati ku rasa susah, pada-Mu aku berserah,
Firman-Mu kupegang selalu, maka amanlah jiwaku.

B.      PELAYANAN FIRMAN
DOA PELAYANAN FIRMAN                                                                (jemaat duduk)

PEMBACAAN ALKITAB

A.   Bacaan Pertama
      L            :     Bacaan pertama diambil dari I Raja-raja 3:5-14
                          Demikianlah Sabda Tuhan!
      U           :     Syukur kepada Allah


B.   Injil
      PF         :     Bacaan Injil diambil dari kitab Injil Tuhan Yesus Kristus menurut Yohanes 8:12-19.
                          Demikianlah Injil Yesus Kristus. Berbahagialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya. Haleluya!
      U           :     (menyanyikan)  Haleluya, haleluya, haleluya!

KHOTBAH
“TERANG YANG MENDATANGKAN HIKMAT”
SAAT TEDUH

PADUAN SUARA/VG/SOLO

PENGAKUAN IMAN                                                                                  (jemaat berdiri)

Pnt.            :     Marilah kita bersama dengan umat Allah di masa lalu, masa kini dan masa depan mengingat pengakuan pada baptisan kita menurut Pengakuan Iman Rasuli.

U                 :     Aku percaya….

DOA AKHIR TAHUN                                                                                   (jemaat duduk)

PF               :     Kristus Tuhan kami, tahun 2011 akan segera berakhir. Mata kami menengok ke belakang menyaksikan jejak-jejak kaki kami. Ada syukur dan haru yang terhatur tatkala kami mengingat penyertaan-Mu dalam setiap tarikan dan hembusan nafas kami. Betapa tangan penyertaan-Mu tak henti-hentinya menguatkan dan menghibur kami….

W                :     Ya Kristus Tuhan kami, setiap kami tiba di penghujung tahun dan akan menapaki tahun yang baru, terbersit kegentaran dan kekhawatiran. Tolonglah kami untuk lebih mampu berserah diri kepada-Mu. Mempercayakan hidup kami ke dalam tangan-Mu dan membiarkan Engkau melukis hari-hari kami di depan sana. Tolonglah kami….
P                 :     Ya Kristus Tuhan kami, di dalam keheningan malam pergantian tahun ini kami mohon Engkau memampukan kami untuk lebih bijaksana dan berhikmat dalam mengisi lembaran-lembaran hidup kami di tahun 2012. Biarlah kami menorehkan syukur dalam setiap penggal pengalaman hidup kami….
W                :     Ya Kristus Tuhan kami, kalau sepanjang tahun 2011 kami sudah mencecap kemurahan hati-Mu, dan kami tertatih-tatih berjuang meneladani kemurahan hati-Mu, maka karuniakanlah kami semangat untuk terus meneladani Engkau yang murah hati. Sehingga kami pun menjadi anak-anak yang murah hati kepada sesama….
P                 :     Ya Kristus Tuhan kami, di sepanjang 2011 ada torehan tinta kelam dalam lembaran hidup bangsa kami. Kecurangan, ketidakadilan, kebohongan, penindasan menjadi warna dalam buku kehidupan bangsa Indonesia. Tolonglah kami ya Tuhan, supaya di tahun 2012 dengan hikmat-Mu kami dapat belajar menjadi bangsa yang menghargai manusia dan alam ciptaan-Mu….
PF               :     Kristus Tuhan kami, di sela-sela kegagalan, dukacita dan segala yang membuat kami menjadi letih dan rapuh juga segala hal yang membuat kami bahagia di sepanjang 2011, mampukan kami untuk menemukan senandung cinta Tuhan di dalamnya. Mampukan kami menemukan jejak-jejak penyertaan Tuhan di sepanjang hari-hari yang sudah lalu. Karuniakanlah kami hikmat untuk mensyukurinya … karuniakanlah kami mata hati yang mampu melihat dan merasakan terang cinta-Mu yang menuntun kami memasuki 2012.
U                 :     amin
(Catatan: Untuk doa syafaat ini, bagian yang dibacakan oleh umat wanita dan umat pria sebaiknya dipandu oleh pemandu pujian sehingga doa yang terucap terdengar jelas.)


C.      PELAYANAN PERSEMBAHAN

AJAKAN PERSEMBAHAN
Pnt.            :     Sepanjang tahun 2011 yang sebentar akan berakhir kita sudah merasakan cinta, kemurahan hati dan penyertaan Tuhan di dalam hidup ini. Oleh sebab itu marilah kita juga belajar untuk memberi bukan karena kelebihan dan kemampuan kita, tetapi semata-mata meneladani Tuhan yang murah hati dan penuh cinta. Sebagaimana Tuhan sudah memberi dan terus memberi, maka kita pun juga mau berbagi.
U                 :     dan sebagaimana Tuhan sudah bermurah hati, maka kami pun mau untuk bermurah hati.
Pnt.            :     Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita (2 Kor. 9:7).
NYANYIAN UMAT:  PKJ 271:1-3

DOA PERSEMBAHAN                                                                                (jemaat berdiri)

Pnt             :     Tuhan Yesus Kristus, kami menyampaikan persembahan ini yang sebenarnya adalah pemberian tangan-Mu juga.
U                 :     bahkan sebenarnya seluruh kehidupan kami adalah milik-Mu semata.
Pnt.            :     Tuhan Yesus Kristus, kami menyerahkan persembahan ini bukan  supaya Tuhan berbuat baik kepada kami, tetapi karena Tuhan sudah teramat baik bagi kami.
U                 :     biarlah persembahan ini dan seluruh hidup kami dapat berguna bagi pewartaan Injil-Mu.
Pnt.            :     dapat berguna bagi sesama yang membutuhkan.
U                 :     ajarlah kami menjadi anak-anak yang murah hati sama seperti Engkau yang murah hati.
Pnt & U    :     Amin.
D.      PENGUTUSAN
NYANYIAN PENGUTUSAN
Hanya Dialah Yang Tahu
NKB 48:1-2

1.    Bila nampak olehku berjuta bintang di angkasa,
‘ku tak faham yang dilukiskannya.
Namun Tuhan Allahku yang menabur bintang itu,
berencana di tiap karya-Nya
     
      Refrein:
      Hanya Dialah yang tahu ‘kan segaka rahasia,
      Tiada ‘ku takut’kan kuasa gelap.
      Masa yang datang tak jelas, tapi ini t’rang bagiku:
      Tangan Tuhan yang atur seg’nap.

2.    Dalam dunia yang kejam ‘ku bertelut serta bertanya:
“O, mengapakah salibku berat?”
Sabda Tuhan padaku: “Oleh kar’na ‘kau setiawan”,
dikuatkan-Nya, ‘ku tak penat.

PF               :     Tatkala menit demi menit perlahan bergeser meninggalkan tahun 2011, ada sejuta perasaan yang terlukiskan. Ada syukur dan sukacita, namun ada pula pilu dan ragu.

U                 :     Ya Tuhan, kalau sepanjang tahun 2011 Engkau sudah menyatakan terang cinta-Mu dalam setiap langkah kami, maka hari-hari kami di tahun 2012 nanti, kami percayakan ke dalam tangan-Mu.
PF               :     biarlah terang-Mu itulah yang memandu langkah hidup kami…


BERKAT
PF               : Anugerah Tuhan kita, Yesus Kristus, pengasihan Allah, persekutuan dalam Roh Kudus kiranya menyertai kita. Amin
U                 :     (menyanyikan)  KJ 349 Haleluya, Pujilah Tuhanmu. (2x)

                   
(prosesi keluar pelayan Firman, pelayan liturgi dan penatua)

SAAT TEDUH                                                                                                 (jemaat duduk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar