Senin, 21 Mei 2012

dua puluh lima...

Dua puluh lima tahun bukan sekedar jajaran angka dua puluh dan angka lima semata...

dua puluh lima tahun bukan sekedar saksi bisu perjalanan hidup anak manusia...

dua puluh lima tahun yang menyimpan banyak kisah...

dua puluh lima tahun yang membuatku menoleh kembali...

melemparkan pandangan melintasi gunung, lembah dan ngarai yang kelam...

menyaksikan kawan dan rekan yang berjalan beriringan mengukir cerita...

mendengarkan tawa dan tangis yang memberi warna...

dua puluh lima tahun aku melintasi waktu...

 

Dua_puluh_lima

dua puluh lima tahun yang membuatku belajar melihat ke depan dengan mantap...

dua puluh lima tahun yang mengajariku berjalan perlahan-lahan namun pasti...

dua puluh lima tahun yang memberiku jeda untuk menikmati hidup sepenuhnya...

dua puluh lima tahun yang tidak akan pernah sama lagi...

 

ku pandangi angka enam belas dan dua puluh lima...

penanda abadi akan jejak usiaku saat ini....

sayup-sayup ku senandungkan syukur kepada Dia Sang Pemilik Umur....

 

 

 

 

 

 

Wonosobo, mei 2012

Y. defrita R.

Candle4
*hadiah untukku*

 

Jumat, 11 Mei 2012

kan ku bangunkan....

Flymeeeee

Kan ku bangunkan fajar

dan ku tatap terbitnya sang surya...

yang sirnanya menerangi hidup...

dan membangunkan harapan...

harapan yang bagi sebagian orang tak ubahnya impian konyol...

tapi bagiku ia  sayap yang mengembang bebas...

membawaku terbang keluar dari sini...

terus terbang melewati ketidakpastian demi ketidakpastian...

terus terbang tanpa lelah...

demi mendengar kabarmu...

 

kan ku bangunkan fajar...

dan ku tatap terbitnya sang surya...

bersama sayap harapan

kan ku terima apapun yang hidup persembahkan hari ini....

 

 

 

Wonosobo, 11 mei 2012

y.defrita r.

untuk setiap hati yang masih berharap kabar dan kondisi dari para kekasih jiwa mereka yang menjadi korban jatuhnya pesawat sukhoi superjet 100...harapan adalah kekuatan untuk menjalani dan bahkan menerima apapun juga yang hidup sodorkan pada kita...

 

Kamis, 10 Mei 2012

menanti di ambang fajar...

Hari ini sama seperti hari-hari yang lalu...

matahari masih akan menjumpaiku dari ufuk timur...

berdiri di sini menunggu sinarnya menyapa...

tapi kali ini aku berdiri di sini bukan sekedar menunggu sinarnya menyapaku...

tetapi menunggu kabar dari mu...

dan menunggu kedatanganmu...

kalau saja aku salah satu dari kawanan burung yang terbang rendah menjemput fajar...

ku pastikan aku ada di sisimu saat ini...

kalau saja aku penguasa waktu, akan ku hentikan detiknya demi dirimu...

apa saja akan ku lakukan...

demi dirimu...

tapi hari ini,

ketika pagi begitu menggingit...

kabut seakan menggelayuti hatiku...

ku rasakan kekosongan luar biasa...

tidak ada sapamu...

tidak juga senyum pagimu...

sebersit kecemasan menyeruak...

sudah ku tahankan...

tapi tak kuasa ku bendung...

bagaimana kalau setiap menanti sinar fajar aku berdiri sendiri di sini?

bagaimana kalau setiap senja tiba aku terpaku membeku di sini sendiri?

dan masih ada sejuta bagaimana yang menanti jawaban...

tapi hanya sepi yang ku jumpai di embun pagi yang membelai rumput...

hanya ada aku dan sinar fajar yang perlahan menatapku...

sayang kau tak ada di sini...

 

 

bersama dengan ratusan burung yang terbang rendah menjemput fajar...

bersama dengan angin pagi yang berhembus dingin...

bersama dengan cinta dan iman yang ku genggam erat....

aku harap kau baik-baik saja di sana...

ya Sumber Cinta dan Kehidupan...

pemilik musim dan perubahan...

dengarlah aku....

 

aku menunggumu pulang...

aku selalu menunggumu...

 

 

 

 

 

 

 

Wonosobo, 10 mei 2012

Y. Defrita Rufikasari

*untuk setiap hati yang menantikan kabar kepulangan para kekasih jiwa mereka yang menjadi korban pesawat Sukhoi..Allah segala iman mendengarkan kalian dan menguatkan kalian melewati masa yang sukar ini...you are not alone, God of all faith always be with you by His many ways...we pray be with you...*